Menulis adalah aktivitas menorehkan sebuah catatan dari sebuah ingatan atau fenomena yang terjadi disekitar kita maupun di dalam pikiran kita. Apapun bisa kita tulis. Menulis juga menjadi salah satu dari bentuk mengabadikan momen-momen beharga kita.
Kegiatan menulis sebenarnya banyak sekali manfaatnya. Dengan menulis kita bisa berbagi atau mewariskan pengalaman kita kepada semua orang untuk diambil manfaatnya. Jika membaca bisa diartikan mengambil, maka menulis juga bisa diartikan memberi. Sedekah yang mudah kan.
Banyak orang Indonesia yang tidak suka menulis. Mungkin budaya orang Indonesia yang lebih suka berbicara daripada menulis yang mempengaruhi pola tulisan Indonesia. Jarang kita menghargai ilmu yang mungkin didapat seorang penulis selama beberapa bulan atau bahkan tahun ini. Buku yang sarat dengan ilmu pengetahuan dan ilmu yang baru dengan harga relatif murah pun kita berat untuk membelinya. Padahal jika kita menilik ke mall, mungkin sebagian wanita dan ibu-ibu mudah sekali membelanjakan uangnya untuk pakaian dan hal-hal lain. Sungguh terjadi ketimpangan yang perlu dibenarkan.
Jangan lah hanya meminta bangsa ini maju jika kita sendiri tidak mau memulai sesuatu yang membuat bangsa ini maju. Tidak ada salahnya bila kita yang memulai membenahi bangsa ini dengan mulai memberikan sumbang pikiran kita melalui tulisan-tulisan. Seyogyanya, menulis yang bagus adalah yang memberika manfaat bagi orang lain. Dan agar orang lain dapat merasakan manfaatnya, tulisan yang telah menjadi artikel sebaiknya dipublikasikan. Blog adalah salah satu medianya. Murah, mudah, dan efisien.
Perasaan yang berat dan rasa tidak bisa adalah musuh no.1 untuk melakukan sesuatu yang baru. Sering kita mengatakan dalam hati kecil kita, rasanya sulit untuk melakukan hal itu, padahal nyatanya kita belum pernah mencobanya. Karena menulis juga merupakan ketrampilan praktis, kunci suksesnya adalah hanya MENCOBA, MENCOBA LAGI, dan MENCOBA LAGI dan LAGI. Seperti halnya anak kecil yang berlatih naik sepeda. Mereka tidak membaca buku manual. Toh akhirnya juga bisa. Mungkin satu hari dalam latihan pertama, mereka bisa jatuh sampai belasan atau puluhan kali. Anak-anak kecil tersebut tidak pernah menyerah. Mereka melakukannya dengan rasa ingin tahu dan dengan senang hati. Pecundangkah kita yang telah dewasa ini bila kita kalah dengan semangat anak-anak kecil?
Tulisan kita adalah bentuk perhatian yang bisa terwujud menjadi kasih sayang kita terhadap saudara-saudara kita. Kapan lagi kita akan berbuat kebaikan selain sekarang?
Tak perlu khawatir, saya juga seorang yang asing dalam hal ini. Kita tidak sendirian. Jadi, kalau ada tulisan yang kurang berkenan maaf ya. Saya masih belajar. Dan mari kita belajar bersama.
Salam Indonesia...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar