Pernah dengar cerita tentang dongeng Kelinci dan Kura-kura bukan? Aku yakin semua orang pernah mendengar dongeng masa kecil ini.
Ini adalah kisah perlombaan antara kelinci dan kura-kura. Kelinci, karena merasa puas telah meinggalkan kura-kura jauh dibelakang dalam waktu yang singkat begitu perlombaan dimulai, akhirnya memutuskan untuk tidur siang sebentar. Kelinci itu berpikir bahwa kura-kura tidak akan memiliki kesempatan untuk menang karena kelinci akan lari lagi setelah bangun dari tidurnya. Kelinci tersebut sangat yakin akan dapat mengalahkan si kura-kura. Sementara itu, kura-kura secara perlahan dan terus-menerus melewati kelinci yang masih beristirahat. Langkah demi langkah, merangkak perlahan, kura-kura pun mendekati garis akhir. Ketika kelinci terbangun, kura-kura sudah berada jauh di depan, mendekati garis akhir. Kelinci berniat berlari secepat mungkin. Tetapi, sudah terlambat. Kura-kura akhirnya memenangkan perlombaan. To be continued(new version)
Moral dari cerita ini adalah “perlahan dan terus-menerus” akan dapat memenangkan perlombaan.
Cerita ini dikisahkan oleh guru-guru di seluruh dunia kepada setiap anak yang memasuki sekolah taman kanak-kanak. Perlahan dan terus-menerus akan memenangkan perolombaan. Kita tidak harus cepat karena selama kita bekerja terus-menerus, pada akhirnya kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan. Dan sebagai anak kecil kita setuju.
Sekarang, pertanyaannya adalah: Apa yang akan terjadi dalam cerita ini jika kelinci tersebut tidak berhenti untuk beristirahat? Apa yang akan terjadi jika kelinci berlari secepatnya dari awal perlombaan sampai mencapai garis akhir? Dapatkah kura-kura mengejarnya?
Nah, meskipun aku diajari oleh guru sekolah taman kanak-kanak bahwa menjadi kura-kura adalah baik, aku tetap memilih menjadi kelinci. Aku memilih menjadi kelinci yang selalu berlari secepat mungkin dan tidak beristirahat sebelum mendapatkan apa yang saya inginkan. Tidak ada kura-kura mana pun, yang giat dan rajin, daoat mengejarku.
Memang benar bahwa perlahan dan terus-menerus akan menyelesaikan perlombaan. Tetapi, juga benar bahwa “cepat dan konsisten” akan menag lebih dahulu.
Oleh karena itu, sementara orang lain diberitahu untuk menjadi kura-kura yang giat bekerja dan rajin, kita dapat memilih menjadi kelinci yang berlari cepat dan berhenti hanya kerika sudah mencapai apa yang kita inginkan.
Kita akan menang. Insyaallah dijamin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar