Minggu, 11 Desember 2011

SELAMAT HIDUP YA!!! :)

”Bukankah dunia ini hanyalah permainan & senda gurau?” Q.S. Al-an’am:32.
            Di zaman modern ini, makin banyak orang terutama perempuan, yang merasa takut menghadapi pertambahan usia. Kebahagian merayakan ulang tahun di masa kanak-kanak dan remaja, berganti menjadi kecemasan di saat dewasa. Bener kan??
            Ketakutan dan kecemasan terkait pertambahan usia biasanya muncul karena kecantikan yang memudar akibat penuaan, tidak mau bergantung pada orang lain, dan ngeri membayangkan kematian. Banyak juga yang membayangkan saat tua nanti akan didera berbagai penyakit berat, sehingga kualitas hidup menurun dan hidup jadi tak nyaman. Bagi yang sudah berkeluarga, masa tua menjadi menakutkan mungkin karena tidak berani membayangkan hidup sendiri tanpa pasangan atau anank-anak.
            Ketakutan dan kecemasan akan pertambahan usia menurut saya wajar, apalagi pada masyarakat yang mengagung-agungkan kemudaan (youth). Orang yang awet muda dikagumi, sedangkan yang terlihat lebih tua daripada usia sebenarnya biasa dipergunjingkan. Berbagai produk yang berlabel anti-aging atau age-defying laku keras. Kerut dan uban dianggap musuh sampai harus dibasmi dengan berbagai ramuan, prosedur bedah, suntikan, hingga yang umum seperti cat rambut. Padahal, pertambahan usia beserta dengan berbagai perubahanya dalah hal yang wajar serta alamiah. Semua manusia akan bertambah tua dan pada akhirnya akan mati. Ada istilah aging gracefully, yang menurut saya sangat tepat. Pertambahan usia hendaknya dirayakan, bukan hanya dengan mebeli kue ulang tahun, mengundang teman-teman makan bersama, menyambut tengah malam menjelang pergantian usia di klub, atau membeli barang-barang mahal, melainkan juga dengan melakukan refleksi untuk menjadikan hidup ini lebih bermakna setiap detiknya.
            Ada seorang teman (mantan :D) yang menjadikan setiap ulang tahunnya sebagai awal resolusi pengembangan diri pribadi. Misalnya, membuat rencana untuk melanjutkan studi, lebih banyak beramal, organisasi sosial, atau yang sederhana seperti belajar memasak.
            Ada juga yang mereyakan ulang tahunnya seorang diri, dan membuat catatan berbagai pencapaian yang telah ia raih di satu tahun terakhir. Dua aktivitas ulang tahun yang tidak biasa, tapi sangat personal dan berarti.
            Seharusnya setiap orang bukan merayakan ulang tahun, tetapi merayakan hidup.  Karena HIDUP di sini berarti merayakan diri sendiri, orang lain, dan kehidupan sebagai perayaan yang meriah, ceria dan penuh makna, maka kebahagian akan datang bersama perayaan tersebut.
            Buat hidup menjadi lebih bervariasi dengan mencoba berbagai aktivitas baru, berkunjung ke tempat-tempat baru, dan bertemu dengan orang-orang baru. Tidak ada kata terlambat. Percayalah, karena kakek saya baru bisa naik mobil setelah renta. Beranilah mecoba...
            Yang tak kalah penting dalam kehidupan kita sehari-hari adalah belajar mengenali serta mengelola stres. Salah satu hal yang paling memengaruhi kondisi kesehatan manusia baik fisik maupun mental adalah stres. Jika Anda merasa cepat lelah, mudah sakit, gampang marah, atau menangis karena hal-hal sepele, kemungkinan Anda tengah dilanda stres. Lakukan relaksasi, bicarakan dengan teman dankeluarga serta take a break dengan mengambil cuti bagi yang kerja dan liburan (mahasiswa juga boleh). Jangan lupa kenali sumber stres Anda, dan belajar untuk mengatasinya secara tuntas
            Terakhir, cobalah untuk santai dalam menjalani hidup. Membuat rencana dan to-do-list itu baik, tapi menimati hidup itu lebih penting. Seperti ungkapan John lennon yang sangat terkenal : Life is what happens when you are busy making other plans.
Nikmatilah hidupmu.. karena dalam Al-Qur’an,”Bukankah dunia ini hanyalah permainan & senda gurau?” Al-an’am:32.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar